Perintah-Perintah yang Digunakan di PHP
Perintah Perintah yang Digunakan di PHP
Halo teman-teman, kembali lagi di blog Meliana Yunita. Kali ini saya akan membahas mengenai Perintah-perintah yang ada di PHP.
Sebelum mengetahui apa saja perintah yang ada di PHP, kita harus mengetahui apa itu PHP.
Pengertian PHP
Fungsi PHP
Fungsi PHP umumnya adalah untuk mengubah halaman statis menjadi halaman dinamis. Jadi, halaman website Anda bisa menyesuaikan tampilan konten berdasarkan situasi agar tidak terlihat begitu-begitu saja.
Jika ingin mempelajari lebih lanjut tentang penulisan file PHP anda dapat mengunjungi situs belajar dari W3Schools, lihat contoh script PHP sederhana di bawah ini :
<html>
<body>
<?php
echo "My first PHP script!";
?>
</body>
</html>
Perintah-perintah Yang Digunakan Dalam PHP
Seperti namanya, kode PHP ini berfungsi sebagai penyeleksi kondisi seperti,
- “Jika kondisi terpenuhi” maka perintah yang digunakan adalah (IF)
- “Jika kondisi lain yang terpenuhi” maka perintah yang digunakan adalah (ELSEIF) yang merupakan gabungan dari kata ELSE dan IF.
- “Jika semua kondisi tidak terpenuhi” maka perintah yang digunakan adalah (ELSE).
<?php
$t = date("H");
if ($t < "condition") {
echo "code to be executed if condition is true";
}
elseif ($t < "condition") {
echo "code to be executed if first condition is false and this condition is true";
} else {
echo "code to be executed if all conditions are false";
}
?>
Fungsi SWITCH – CASE mirip dengan fungsi IF – ELSEIF – ELSE yaitu untuk menyeleksi kondisi yang bercabang. Hanya saja SWITCH – CASE lebih cocok di gunakan untuk menyeleksi nilai satu variabel yang memiliki banyak kemungkinan, sebagai contoh script di bawah ini :
<?php
$favcolor = "red";
switch ($favcolor) {
case "red":
echo "Your favorite color is red!";
break;
case "blue":
echo "Your favorite color is blue!";
break;
case "green":
echo "Your favorite color is green!";
break;
default:
echo "Your favorite color is neither red, blue, nor green!";
}
?>
Loop atau Struktur Pengulangan
Seringkali ketika ingin menulis kode, Anda akan blok kode yang sama dijalankan berulang-ulang beberapa kali. Jadi, untuk menambahkan beberapa baris kode yang hampir sama dalam skrip, kita dapat menggunakan loop.
Loop digunakan untuk mengeksekusi blok kode yang sama berulang kali, selama kondisi tertentu benar. Loop terbagi kedalam beberapa jenis yaitu :
3. FOR
Kode FOR pada PHP di gunakan untuk melakukan pengulangan atau proses secara berulang hingga kondisi akhir yang di persyaratkan tercapai, kode ini umumnya di gunakan untuk mencetak record dari database sehingga semua record di tampilkan (satu per satu) hingga kondisi akhir yang di persyaratkan tercapai yaitu record yang terakhir.
sebagai contoh script di bawah ini :
for (ekspresi1; ekspresi2; ekspresi3){
pernyataan;
}<?php
for ($x = 0; $x <= 100; $x+=10) {
echo "The number is: $x <br>";
}
?>
- $x = 0; - Inisialisasi penghitung loop ($x), dan atur nilai awal ke 0.
- $x <= 100; - Lanjutkan loop selama $x kurang dari atau sama dengan 100.
- $x+=10 - Tingkatkan nilai penghitung loop sebesar 10 untuk setiap iterasi.
4. FOREACH
Pengulangan menggunakan FOREACH memudahkan perulangan sebuah array, biasanya di gunakan untuk mengambil semua nilai yang ada pada suatu array dan menyimpannya ke sebuah variabel secara berulang, struktur dasar FOREACH adalah sebagai berikut :
<?php foreach (array_expression sebagai $value) pernyataan ?>
<?php
$colors = array("red", "green", "blue", "yellow");
foreach ($colors as $value) {
echo "$value <br>";
}
?>
5. WHILE
Pengulangan dengan WHILE adalah pengulangan yang paling sederhana di PHP. Bentuk dasar dari pengulangan menggunakan WHILE adalah sebagai berikut :
<?php
$x = 1;
while($x <= 5) {
echo "The number is: $x <br>";
$x++;
}
?>
6. DO – WHILE
$x = 1;
do {
echo "The number is: $x <br>";
$x++;
} while ($x <= 5);
?>
7. FUNCTION
Kekuatan sebenarnya dari PHP berasal dari fungsinya. PHP memiliki lebih dari 1000 fungsi bawaan, dan selain itu Anda dapat membuat fungsi kustom Anda sendiri.
Fungsi bawaan PHP yang dapat dipanggil secara langsung dari dalam skrip untuk melakukan tugas tertentu. Salah satu contohnya adalah script diberikut ini :
<?php
function writeMsg() {
echo "Hello world!";
}
writeMsg(); // call the function
?>
8. ARRAY
Array adalah variabel khusus, yang dapat menampung lebih dari satu nilai pada satu waktu. Jika Anda memiliki daftar item (daftar nama mobil, misalnya), menyimpan mobil dalam variabel tunggal dapat terlihat seperti ini :
$cars1 = "Volvo";
$cars2 = "BMW";
$cars3 = "Toyota";
Namun, bagaimana jika Anda ingin menelusuri mobil dan menemukan yang spesifik? Dan bagaimana jika Anda tidak memiliki 3 mobil, tetapi 300?
Solusinya adalah membuat array! Array dapat menampung banyak nilai di bawah satu nama, dan Anda dapat mengakses nilai dengan merujuk ke nomor indeks. Berikut merupakan scriptnya :
<?php
$cars = array("Volvo", "BMW", "Toyota");
echo "I like " . $cars[0] . ", " . $cars[1] . " and " . $cars[2] . ".";
?>
- Array terindeks - Array dengan indeks numerik
- Array asosiatif - Array dengan kunci bernama
- Array multidimensi - Array yang berisi satu atau lebih array
9. R-Ex atau Regular Expression
Ekspresi reguler adalah urutan karakter yang membentuk pola pencarian. Saat Anda mencari data dalam teks, Anda bisa menggunakan pola pencarian ini untuk menjelaskan apa yang Anda cari.
Ekspresi reguler dapat berupa karakter tunggal, atau pola yang lebih rumit. Ekspresi reguler dapat digunakan untuk melakukan semua jenis pencarian teks dan operasi penggantian teks. Contohnya adalah :
<?php
$str = "Visit W3Schools";
$pattern = "/w3schools/i";
echo preg_match($pattern, $str); // Outputs 1
?>
- preg_match() --> Mengembalikan 1 jika pola ditemukan dalam string dan 0 jika tidak.
- preg_match_all() --> Mengembalikan berapa kali pola ditemukan dalam string, yang mungkin juga 0.
- preg_replace() Mengembalikan string baru di mana pola yang cocok telah diganti dengan string lain.
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar